Tuesday, December 23, 2014

Pesanan Nabi Khidir

Surah Al Khafi ayat 65

Dari Umar bin Al Khattab Radiyallahu Anhu , bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa sallam bersabda, “ Saudaraku, Musa Alaihissalam berkata, Wahai Rabbi .., tampakanlah kepadaku orang yang engkau tampakkan kepadaku di perahu..”Allah menurunkan wahyu kepada Musa ,” Hai  Musa kamu  akan melihatnya..”Tak berapa lama kemudian datang Khidir, dengan aroma yang harum dan mengenakan pakaian berwarna putih. Khidir berkata, “ Salam sejahtera atasmu wahai Musa bin Imran. Sesungguhnya Rabbmu menyampaikan salam kepadamu beserta rahmatNYa..
Musa berkata,” Dialah As-Salam dan  kepada-Nya kesejahteraan serta dari Nya kesejahteraan. Segala puji bagi Allah Rabbul-alamin yng nikmat-nikmatNya tidak dapat kuhitung dan aku tidak dapat bersyukur kepada-Nya kecuali dengan petolongan-Nya. 

Kemudian Musa berkata, “ Aku Ingin engkau memberiku nasihat dengan suatu nasihat yang dengannya Allah memberikan manfaat kepadaku sepeninggalmu.” Khidir berkata,” 
Wahai pencari ilmu, sesungguhnya orang yang berbicara tidak lebih mudah jemu daripada orang yang mendengarkan. Maka janganlah kau buat orang-orang yang ada disekitarmu menjadi jemu ketika engkau berbicara kepada mereka. 

Ketahuilah bahwa hatimu merupakan bejana. Kenalilah dunia dan buanglah ia dibelakangmu, karena dunia bukan merupakan tempat tinggalmu, dan apa yang ditetapkan bagimu tidak ada di sana. Dunia dijadikan sebagai perantara hidup hamba, agar mereka mencari bekal darinya untuk tempat kembali. Hai Musa , letakkanlah dirimu pada kesabaran, tentu engkau akan selamat dari dosa.

Wahai Musa, pusatkanlah minatmu pada ilmu kalau memang engkau menghendakinya. Sesungguhnya ilmu itu bagi orang yang berminat kepadanya. Janganlah engkau menjadi mudah kagum kepada perkataan yang disampaikan panjang lebar, karena banyak perkataan mendatangkan aib bagi orang yang berilmu dan dapat membocorkan rahasia yang mestinya ditutupinya.Tetapi semestinya engkau berkata sedikit karena yang demikian itu termasuk taufiq dan kebenaran. Berpalinglah dari orang bodoh dan bersikaplah secara lemah lembut terhadap orang yang dungu, karena yang demikian itu merupakan kelebihan para ahli hikmah dan hiasan orang-orang yang berilmu. Jika ada orang bodoh yang mencacimu , diamlah di depannya lalu menyingkir dari sisinya secara hati-hati karena kelanjutannya tetap menggambarkan kebodohannya terhadap  dirimu dan caciannya akan semakin bertambah gencar dan banyak.

Wahai anak keturunan Imran, janganlah engkau terlihat memiliki ilmu kecuali hanya sedikit. Sesungguhnya asal keluar dan asal berbuat merupakan tindakan menceburkan diri kepada sesuatu yang tidak jelas dan memaksakan diri. Wahai anak Imran janganlah sekali-kali engkau membukakan pintu yang tidak engkau ketahui untuk apa pintu itu ditutup dan jangan tutup pintu yang tidak engkau ketahui untuk apa ia di buka.

Wahai anak Imran, siapa yang tidak berhenti dari dunia, maka dunia itu yang akan melahapnya. Mana mungkin seseorang menjadi ahli ibadah jika hasratnya kepada dunia tidak pernah habis? Siapa yang menghinakan keadaan dirinya dan membuat tuduhan terhadap Allah tentang apa yang ditakdirkan baginya, mana mungkin kan menjadi orang zuhud? Adakah orang yang telah dikalahkan hawa nafsunya akan berhenti dari syahwat? Mana mungkin pencarian ilmu masih bermanfaat bagi orang yang dipagari kebodohan? Perjalanan akan menunjukkan ke akhirat dengan meninggalkan dunia .

 Wahai Musa belajarlah apa engkau amalkan agar engkau mengamalkannya dan janganlah engkau menampakkan amalmu agar disebut-sebut , sehingga engkau mendapat kerusakan dan orang lain mendapat cahaya. Wahai anak Imran, jadikanlah zuhud dan taqwa pakaianmu, jadikanlah ilmu dan zikir sebagai perkataanmu, karena yang demikian itu membuatmu Rabbmu ridha. Berbuatlah kebaikan karena engkau juga harus melakukan yang lainnya. Engkau telah mendapatkan nasihatnya jika engkau menghafalkannya”.

Setelah itu Khidir berbalik meninggalkannya, sehingga tinggal sendirian Musa dalam keadaaan sedih.
(Diriwayatkan Ath Thbrany dalam Al Ausath, di dalam nya ada Zakaria bin Yahnya Al Wafad, yang didhaifkan tidak hanya oleh satu orang, Ibnu Hibband dalam At Tsiqat. Dia menyebutkan bahwa dia salah dalam  kemaushullannya. Yang benar , didalamnya ada riwayat dari Sufyan Ats Tsaury, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengatakannya, dan rijal yang lainnya tsiqat. Majma”Az Zawa’id, 10/224)

Monday, December 22, 2014

Doaku hari ini


Saksikanlah olehMU Ya Allah...













No words can describe my feeling towards YOU Only YOU who knows everything about this kind of feeling....

Aim to End.
Focus till End.

SubhanAllah Alhamdulillah Ha'illallah Allahuakbar!
Nukilan Rasa
Zuraini Zahari

Wednesday, December 17, 2014

Persoalanku terjawab dalam komunikasi ku melalui alquran..

Tanggal Jumaat 28 Nov 2014

Memang benarlah kata-kata mu Ya Allah. Setiap apa yang kita persoalkan di benak kepala kita semuanya berada didalam pengetahuanMU. Komunikasi yang terbaik adalah Alquran. Itulah segala-galanya yang akan menjawab segala permasalahan dan kebuntuan kita. Mukjizat yang tiada siapa dapat mengubahnya. Bila kita membacanya semua persoalan akan terjawab komunikasi dua hala diantara kita dengan NYA.

Kisah hidupku.
Dalam pejalanan aku tempuh hari aku mempunyai pelbagai persoalan dan aku lepaskan kepada Allah untuk menjawabnya. Hanya padaNYA lah tempat untuk aku mengadu segala permasalahanku. Bagi aku hidup ini adalah dugaan dan cabaran yang diperbentangkan untuk aku mengahadapinya.

Malamnya aku bermimpi.
Aku diberi peluang untuk membeli satu bekas yang berisi makanan yang berharga RM14 . Aku teringin makanan itu kerana bagi aku harganya murah dan aku sukakannya tetapi aku tidak mengambilnya. Kemudian aku didatangi oleh seseorang yang berpakaian putih dan memberi aku peluang untuk membeli makanan itu dengan harga RM10. Dan dia sendiri akan menolong aku untuk membeli nya. Aku berminat dengan harga yang ditawarkan dan aku membeli 2 dan aku serahkan RM20 (RM10 sebanyak 2 keping). Kemudian aku tersedar dari mimpi.

Esoknya aku melihat didalam tafsiran alquran. Subhanallah! Apa yang aku kata dan tanyakan didalam persoalan aku pagi tadi sudah terjawab. Aku mencari di dalam tafsiran alquran melalui 3 cara.

Yang pertama: RM14 dan RM10 = Surah Ibrahim 14 Ayat 10
Yang kedua: RM10 dan RM14 = Surah Yunus 10 Ayat 14
Yang ketiga: RM20 dan RM14 = Surah Ta'ha 20 Ayat 14



Ayat ini benar-benar menyentap hatiku dan menyusuk kalbuku

Ya Allah...tiadalah AKU tanpa MU.

Nukilan Rasa
Zuraini Zahari

Friday, December 12, 2014

Bismillah di hatiku...


Ayat Pelindung - Surah Al-Baqarah Ayat 1-4

Surah Al baqarah ayat 1 - 4




Dunia bukan miliku

Mengerti dalam keadaan tidak mengerti
Semuanya mimpi Harus diingat mimpi
Jasad yang ada cuma untuk manusia terjadi
Sifat bagaimana yang dicari dan telah dipandu untuk mencari

Terus berjuang dalam keadaan yang pasti
Yang tidak pasti adalah berkenaan dengan diri sendiri
Pasrahnya aku dalam apa yang terjadi
Adakah kerana aku adalah diriku sendiri

Kefahaman hanya datang sekali
Semuanya telah mati atau lupa diri
Mati kedua sudah pasti
Cuma belum datang menjengah diri

Aku harap dengan harapan yang tinggi
Agar apa yang terjadi adalah mimpi
Mimpi ngeri yang pasti akan pergi
Dan aku tidak berharap yang ianya akan kembali

Aku menanti hari untuk aku pergi
Sebab dunia ini bukanlah untuk aku bersemadi
Ianya bukan untuk diriku berdiri
Kerana Aku tidak layak duduk disini

DemiMu yang Abadi
Aku serahkan HATIku ini

Nukilan Rasa
Zuraini Zahari

Mimpi Allah Hu Akbar

Khamis 19 June 2014

Malam tadi aku tak ingat apa yg aku mimpi tapi..sudah dua malam berturut-turut aku bermimpi dan mengingau menyebut Allah Hu Akbar! sebanyak 3 kali.  Selepas itu aku dikejutkan sambil orang yang mengejutkan aku itu membaca selawat nabi dan menyemburkanya ke mukaku (itu amalan biasa sekiranya aku bermimpi seperti itu)...kemudian aku akan diam.  Kejadian ini berlaku tepat pada 5 minit sebelum jam 3 pagi. Teman tidur aku menanyakan kepadaku tentang apa yang aku mimpi. Aku sejujurnya tidak ingat langsung apa yang menyebabkan aku menyebut Allah Hu Akbar! tapi yang aku tahu aku memang ada bermimpi tetapi langsung tidak ingat ...dan teman tidurku terus memberitahu aku tentang pada hari pertama dia mendengar aku bermimpi dan menyebut Allah Hu Akbar..dia telah berkata didalam hatinya untuk melakukan sembayang hajat sekiranya Mimpi dan waktu aku menyebut Allah Hu Akbar itu sama dan berulang lagi. Kejadian itu berlaku lagi tepat pada waktu yg sama...Subahanallah! Dan dia telah melakukan sembayang tahajud seperti mana yang dihajatinya didalam hatinya...

Bagi aku..hanya Allah swt yang mengetahui atas sebab musabab setiap mimpi yang berlaku padaku dan setiap kejadian yang telah dia tetapkan untuk hambanya..


Nukilan rasa
Zuraini Zahari